CITRA ISLAM ALA HOLLYWOOD
Wednesday, 25 June 2008
Dalam banyak film Hollywood, Islam kerap disimbolisasikan sebagai orang Arab. Bukan sosok orang Arab yang shalih,
intelek, rendah hati, dan sebagainya, tetapi sosok Arab yang berangasan, tidak mengerti kebersihan, barbar, gemar
perempuan-perempuan cantik dan seksi, suka minuman keras, bodoh, dan selalu mendahulukan otot ketimbang otak.
Berlawanan dengan penggambaran Hollywood terhadap orang-orang Yahudi, yang divisualisasikan sebagai orang-
orang yang rendah hati, murah senyum, intelek, mendahulukan dialog ketimbang pemaksaan, simpatik, pejuang
kebenaran, berselera seni yang tinggi, dan hal-hal yang baik-baik. Bahkan tak jarang, seorang Yahudi ini digambarkan
sebagai seseorang yang kuat, perkasa, charming atau cantik, dan selalu berakhir dengan kemenangan.
Sebagai mesin propaganda, industri hiburan sebesar Hollywood yang ditopang dengan keluasan jaringan media massa
dan kantor berita dunia yang nyaris seluruhnya berada dalam cengkeraman kuku The International Jews, tentu sangat
efektif di dalam pencapaian misinya. Salah satu keberhasilan perang urat syaraf, yang dilakukan kartel media dan mesin
propaganda Yahudi ini, adalah stigma teroris yang kini begitu kuat melekat dalam sosok orang Arab.
Hal ini dibenarkan oleh Daniel Mandel yang menulis "Muslims on the Silver Screen" (Wajah Kaum Muslimin di Layar
Perak) yang dimuat dalam Middle East Quarterly Spring (2001). Dalam artikel tersebut, Mandel menulis, "Gambaran
kaum Muslimin di film-film produksi Hollywood umumnya digambarkan sebagai teroris, bandar narkoba, dan pekerjaan
jahat lainnya."
Jack Valenti, presiden dan CEO dari Motion Picture Association of America (MPAA) dengan jujur menyatakan bahwa
industri film di Hollywood secara bulat mendukung kebijakan perang Bush melawan Terorisme Islam. Padahal sudah
menjadi pengetahuan umum jika kebijakan Bush tersebut dihasilkan dari komplotan Yahudi-Kristen Fundamentalis AS
yang kini berkuasa di Gedung Putih.
Pada tahun 1994, ada hasil sebuah studi berjudul "Sacred Chain: A History of The Jews" dari Profesor Norman F.
Cantor, Guru Besar New York University, yang mengemukakan bahwa nyaris seluruh lini produksi dan distribusi film-film
Hollywood secara penuh dipegang para imigran Yahudi. Jadi, orang-orang Yahudi tidak saja berada di balik pembuatan
film-film Hollywood, tetapi juga menguasai jalur distribusinya. Bukan sekadar ‘How to Make’ tapi juga
menguasai ‘How to Sale’.
Di bawah ini hanyalah contoh kecil upaya pencitra-burukkan Dunia Islam dan kaum Muslimin yang diperlihatkan dalam
film-film produksi Hollywood:
Exodus (1960)
Film yang dibintangi Paul Newman (sebagai Ari Ben Canaan, seorang anggota kelompok bersenjata Haganah, mantan
Kapten dari Kesatuan Tentara Inggris) dan Eva Marie Saint (sebagai suster Kitty Freemon, seorang sukarelawan AS
yang bekerja di kamp Yahudi di Cyprus) berkisah tentang proses pendirian "negara" Israel. Tentunya versi orang Yahudi.
Dalam film ini orang-orang Arab digambarkan sebagai teroris yang sangat brutal. Orang-orang Arab ini membunuh
Karen, seorang gadis Yahudi berusia 15 tahun yang diperankan Jill Haworth. Dalam film yang mengambil tempat
shooting di Cyprus dan Tanah Palestina yang dijajah Zionis-Israel ini, diakhiri dengan pesan bahwa sesungguhnya
orang-orang Yahudi juga memiliki hak untuk tinggal di Tanah Palestina.
Cast a Giant Shadow (1966)
Dalam salah satu bagiannya, film ini menggambarkan kelakuan orang-orang Arab yang tanpa malu dan risih memelototi
perempuan-perempuan muda Yahudi yang tengah berpakaian mini dan seksi.
Network (1976)
Film peraih empat Academy award ini dalam satu bagiannya menggambarkan seorang komentator dan penyiar teve
yang tengah mengomentari peristiwa perang suci (Holly War) dengan mengatakan bahwa orang-orang Arab sebagai
orang-orang fanatik abad pertengahan (The Mediaval Fanatic) yang harus dikontrol Amerika.
Black Sunday (1977)
Secara terang-terangan film ini menggambarkan sisi heroisme warga Israel yang menyelamatkan rencana pembunuhan
penonton Superbowl (sebuah olah raga yang banyak digemari di AS) dan Presiden Amerika Serikat dari ancaman teroris
Arab.
Iron Eagle (1986) dan Death Before Dishonor (1987)
Dengan tegas Hollywood menggambarkan orang-orang Arab selalu dalam stigma buruk seperti kotor dan berperangai
buruk.
http://ppi-iium.net46.net Powered by Joomla! Generated: 5 September, 2008, 17:26
Persatuan Pelajar Indonesia – International Islamic University Malaysia
Aladdin (1992)
Film bersegmentasi anak-anak pun tidak lepas dari psy-war yang dilakukan Yahudi terhadap Islam. Dalam film animasi
tentang cerita 1001 malam ini ada sebuah lagu di mana penggalan syairnya mengejek bangsa Arab sebagai, "Its
barbaric, but hey, its home…" Dalam film ini juga digambarkan adanya hukum potong tangan yang digambarkan
secara sembarangan.
True Lies (1994)
Film besutan James Camerun ini dimasukkan dalam genre film laga-komedi, padahal tidak ada lucu-lucunya (kecuali
tingkah konyol dan menyebalkan yang diperlihatkan para teroris Arab yang tergabung dalam kelompok ‘The
Crimson Jihad’ pimpinan Salim Abu Azis (dibintangi oleh Art Malik). Film yang di-remake dari dari sebuah film
Perancis berjudul "La Totale!" (1991) ini dibintangi oleh Arnold Schwarzenegger, Jamie Lee Curtis, Tom Arnold, Bill
Paxton, Tia Carrere, dan Charlton Heston.
Secara ringkas, plot film ini berkisah tentang Harry Tasker (Arnold Schwarzenegger), seorang agen rahasia Amerika
yang ditugasi untuk menon-aktifkan kepala senjata nuklir yang dicuri sekelompok teroris Arab pimpinan Salim Abu Azis
di Kazakhstan. Alur cerita mirip dengan alur cerita gaya James Bond. Film ini ditutup dengan happy ending di mana
kelompok terorsi Arab ‘The Crimson Jihad’ berhasil dilumpuhkan dan Amerika selamat dari upaya
serangan nuklir.
Eraser
Film ini juga dibintangi Arnold Schwarzenegger. Dalam sebuah dialognya, saat ditanya dari mana dia mendapatkan
senjata, Arnold menjawab, "Dari gerakan Hamas, teroris Palestina."
Executive Decision (1996), Kazaam (1996), No Without My Daughter, The Siege (1998), Iron Eagle, Delta Force, Top
Gun, dan banyak lagi lainnya juga sama-sama mensimbolisasikan Islam sebagai orang-orang Arab yang dungu,
berangasan, kasar, dan suka dengan teror.
http://ppi-iium.net46.net Powered by Joomla! Generated: 5 September, 2008, 17:26




