blackflag

*** UNDERJIHAD COMMUNITY ***

<<:>> Certainly they disbelieve who say: Surely Allah is the third (person) of the three; and there is no god but the one Allah, and if they desist not from what they say, a painful chastisement shall befall those among them who disbelieve. ( QS. Al Maidah : 73 )<<<<<<<<<<>>>>>>>>>> "Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar. (QS. Ali Imran Ayat 142) <<<<<<<<<<>>>>>>>>>> "Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata." (QS.Ash Shaff : 61)

January 26, 2009

Hubungan Saudi-AS

Filed under: Islam World, Jihad News, Internasional

 

Hubungan Mesra Saudi-AS Sedang Terancam

Mantan kepala intelejen Arab Saudi Pangeran Turki al-Faisal menyatakan bahwa hubungan baik antara AS dan Saudi yang selama ini terjalin erat, terancam renggang karena sikap AS tidak bersikap tegas terhadap sekutunya, Israel yang telah melakukan agresi dan pembantaian di Jalur Gaza.

Pangeran al-Faisal mengungkapkan hal tersebut dalam wawancara surat kabar Financial Times yang terbit di London. 

Dalam wawancara itu, al-Faisal mendesak Obama untuk mengubah sikapnya yang tidak adil dalam masalah Israel-Palestina. Ia meminta Obama untuk mengutuk kekejaman Israel terhadap rakyat Palestina, mendesak Israel agar menghentikan pembangunan pemukimannya di Tepi Barat, mendesak Israel agar mencabut blokade dan mendesak Israel agar menarik pasukannya dari wilayah Sheeba, Libanon.

"Proses perdamaian, stabilitas dan hubungan AS-Saudi akan beresiko, kecuali pemerintahan AS melakukan langkah tegas terhadap Israel guna mencegah penderitaan dan pembantaian terhadap warga Palestina," kata Pangeran al-Faisal yang pernah menjadi dubes Saudi di AS dan Inggris.

"Jika AS ingin tetap ingin memegang peran kepemimpinan di Timur Tengah dan ingin menjaga strategi aliansinya-khususnya hubungan spesial antara Saudi dan AS-maka AS harus mengubah secara drastis kebijakan-kebijakannya terhadap konflik Israel-Palestina," sambung al-Faisal.

Ia juga mengatakan, Bush telah meninggalkan "warisan yang memuakkan" pada pemerintahan baru AS dan Bush telah berkontribusi atas pembantaian warga tak berdosa di Jalur Gaza.

Pangeran al-Faisal mengatakan bahwa Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad sudah menulis surat pada Raja Abdullah yang isinya mendesak Saudi untuk memimpin jihad atau perang suci terhadap Israel.

"Komunike sangat penting, karena pengakuan secara de facto atas kedudukan Saudi dari pihak yang selama ini dianggap musuh oleh Saudi menunjukkan bahwa agresi Israel ke Jalur Gaza telah menyatukan seluruh kawasan, Syiah dan Sunni," papar Al-Faisal.

Sedangkan soal jihad, Pangeran Al-Faisal mengatakan, jika jihad yang menjadi pilihan akan menimbulkan kekacauan yang lebih besar di kawasan. Namun ia mengatakan tidak bisa mencegah jika ada warga negaranya yang ingin bergabung dengan masyarakat dunia untuk melakukan revolusi terhadap Israel. (ln/aby)

Comments (0)

January 25, 2009

Obama

Filed under: Jihad News, Analysis, Internasional

 

Obama Berjanji Pada Ummat Islam Sedunia?

WASHINGTON (Arrahmah.com) – Presiden Amerika ke-44 dan presiden pertama dari kulit hitam, Barack Obama, Selasa (20/1) mengatakan akan memulai hubungan baik dengan muslim sedunia dan akan mengubah Amerika.

“Untuk seluruh muslim sedunia, kita akan mencari jalan yang baru, berdasarkan rasa hormat dan perhatian,” ujar Obama dalam pidato pelantikannya.

Hubungan Amerika dan Muslim sedunia mengalami peningkatan ketegangan selama delapan tahun ini, saat Bush menjabat sebagai Presiden AS.

Ummat Islam sedunia sangat marah dengan kebijakan yang dibuat oleh Bush, yang dia sebut sebagai “perang melawan terror” yang terlihat pada invasi yang AS lakukan di dua negeri muslim : Irak dan Afghanistan.

Sejatinya, apa yang dilakukan Bush adalah perang terhadap Islam.  Dengan sesuka hatinya, AS menangkapi saudara-saudara muslim kita di Afghanistan dan Irak tanpa alasan yang jelas dan menjebloskannya ke Guantanamo, penjara yang terkenal seperti neraka di dunia.  Banyak di antara mereka yang telah bertahun-tahun tidak juga diadili, hanya melalui hari-hari dengan penuh siksaan dan tidak pernah tahu akan berakhir kapan.

Kebijakan yang dibuat Bush, sungguh akan menjadi boomerang bagi Amerika.  Karena publik di dunia memiliki mata dan melihat dengan jelas, siapa teroris sebenarnya.  Isu “anti-amerika” telah berhembus kencang di setiap pelosok bumi.

“Kita akan meninggalkan Irak, membiarkan mereka mengatur sendiri negaranya dan akan mengusahakan “perdamaian” di Afghanistan,” ujar Obama.

Bukankah berarti, Obama bermaksud memindahkan perang dari Irak ke Afghanistan?  Lihatlah kebodohan-kebodohan yang dilakukan tentara AS selama ini.  Mereka sama saja dengan tentara zionis Israel yang senang membunuh warga sipil.  Selama AS menduduki Afghanistan, ribuan warga sipil Afghan dan Pakistan (perbatasan) menjadi korban bombardir mereka.  Dengan dalih memerangi Taliban, mereka membunuh warga sipil sesuka mereka.  Lalu mereka meminta maaf karena salah sasaran, begitu seterusnya. Tahun lalu, lebih dari 2.000 penduduk Afghanistan menjadi korban serangan tentara kafir AS.

Bagaimana mau memperbaiki hubungan dengan dunia Islam, jika selama 23 hari agresi biadab yang dilakukan zionis Israel, Obama hanya berdiam diri dan bersembunyi di balik argumentasinya sendiri yang mengatakan bahwa ia tidak akan berkomentar sebelum dilantik sebagai Presidn AS.

Saudaraku, sungguh, Obama tidak akan membawa pengaruh apa-apa terhadap dunia Islam.  Obama tak ada bedanya dengan pemimpin-pemimpin Amerika Serikat terdahulu, yang bengis, kejam, dan berusaha menghancurkan Islam.  Karena mereka tidak akan pernah rela, Islam berjaya di bumi Allah ini. AllahuAkbar! (Hanin Mazaya/arrahmah.com)

 

Comments (0)